Pada tanggal 24 Juli, fenomena "tiga topan" pertama tahun 2025 ("Fanskao", "Zhujie Cao", dan "Rosa") terjadi, dan cuaca ekstrem tersebut menimbulkan tantangan besar bagi sistem pemantauan peralatan tenaga angin.
Ketika kecepatan angin melebihi standar desain keselamatan pembangkit listrik tenaga angin, hal itu dapat menyebabkan kerusakan bilah turbin dan kerusakan pada struktur menara. Hujan deras yang dibawa oleh topan dapat menyebabkan masalah seperti kelembapan dan kebocoran listrik pada peralatan. Ditambah dengan gelombang badai, hal itu dapat menyebabkan ketidakstabilan atau bahkan runtuhnya fondasi turbin angin.
Dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, kita mau tidak mau bertanya: Haruskah kita terus bertaruh pada perang iklim abad ke-21 dengan metode operasi dan pemeliharaan abad ke-20, atau haruskah kita mempersenjatai setiap turbin angin dengan "perisai besi" digital?
Sensor induktif, kapasitif, dan sensor cerdas lainnya dari Lanbao mengumpulkan parameter kunci komponen seperti bilah, kotak roda gigi, dan bantalan secara real-time, membangun "sistem saraf" pelindung peralatan tenaga angin, menjadikan sensor sebagai kekuatan pendorong tak terlihat untuk peningkatan cerdas tenaga angin.

01. Deteksi akurasi sudut kemiringan
Selama rotasi mandiri bilah, sensor induktif LR18XG dari Lanbao mendeteksi penanda logam di ujung bilah yang berputar dalam sistem pitch elektrik untuk menentukan apakah bilah telah berputar ke sudut yang telah ditentukan. Ketika bilah mencapai posisi target, sensor induktif mengeluarkan sinyal sakelar untuk memastikan bahwa sudut pitch berada dalam kisaran yang aman, sehingga mengoptimalkan efisiensi penangkapan energi angin dan menghindari risiko kelebihan beban.

02. Pemantauan kecepatan pada sisi kecepatan rendah
Dalam proses pembangkitan energi angin, kecepatan putaran bilah harus berada dalam kisaran tertentu. Dalam kondisi cuaca buruk seperti topan, untuk mencegah kerusakan mekanis pada turbin angin yang disebabkan oleh kecepatan berlebih, perlu dilakukan pemantauan kecepatan poros utama secara real-time.
Sensor kecepatan induktif Lanbao LR18XG yang dipasang di ujung depan poros utama (poros lambat) memantau kecepatan rotor secara real-time, memberikan data penting untuk diagnosis kerusakan sistem transmisi atau kopling.

03. Deteksi konsentrisitas rotasi hub
Pada turbin angin, kerusakan pada generator dan pompa air sering terjadi akibat getaran bantalan, ketidakseimbangan, dan kavitasi. Bantalan merupakan komponen inti dari sistem transmisi mekanis unit turbin angin. Banyak kerusakan pada gearbox, bilah, dan lain-lain juga disebabkan oleh kegagalan bantalan. Oleh karena itu, pemantauan status operasi bantalan secara real-time sangat penting.
Sensor analog Lanbao LR30X dapat secara efektif mengidentifikasi mode kerusakan bantalan dengan mengumpulkan dan menganalisis sinyal getaran, memberikan dukungan data untuk diagnosis kerusakan dan pemeliharaan selanjutnya.
04. Deteksi ketinggian permukaan cairan
Sensor kapasitif Lanbao CR18XT memantau level oli di dalam gearbox secara real-time dan mengeluarkan sinyal alarm ketika level oli turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan. Sensor pemantauan level cairan kapasitif ini mendukung identifikasi media berbasis kontak dan dapat mengkalibrasi parameter sesuai dengan karakteristik berbagai jenis oli.
Seiring percepatan transformasi industri tenaga angin menuju kecerdasan dan digitalisasi, teknologi sensor memainkan peran penghubung yang tak tergantikan. Dari bilah hingga gearbox, dari menara hingga sistem pitch, sensor yang terpasang rapat terus menerus memberikan data yang tepat tentang status kesehatan peralatan. Parameter yang dikumpulkan secara real-time seperti getaran, perpindahan, dan kecepatan tidak hanya menjadi dasar untuk pemeliharaan prediktif peralatan tenaga angin, tetapi juga terus mengoptimalkan efisiensi operasional unit melalui analisis big data.
Dengan semakin mendalamnya penerapan teknologi sensor, sensor Lanbao akan memainkan peran kunci dalam manajemen siklus hidup penuh peralatan tenaga angin, memberikan dorongan teknologi berkelanjutan bagi industri tenaga angin untuk mencapai tujuan pengurangan biaya dan peningkatan efisiensi.
Waktu posting: 26 Agustus 2025

