Sensor ultrasonik adalah sensor yang mengubah sinyal gelombang ultrasonik menjadi sinyal energi lain, biasanya sinyal listrik. Gelombang ultrasonik adalah gelombang mekanik dengan frekuensi getaran lebih tinggi dari 20 kHz. Gelombang ini memiliki karakteristik frekuensi tinggi, panjang gelombang pendek, fenomena difraksi minimal, dan arah yang sangat baik, sehingga dapat merambat sebagai sinar terarah. Gelombang ultrasonik memiliki kemampuan untuk menembus cairan dan padatan, terutama pada padatan buram. Ketika gelombang ultrasonik bertemu dengan pengotor atau antarmuka, gelombang tersebut menghasilkan pantulan yang signifikan dalam bentuk sinyal gema. Selain itu, ketika gelombang ultrasonik bertemu dengan benda bergerak, gelombang tersebut dapat menghasilkan efek Doppler.

Dalam aplikasi industri, sensor ultrasonik dikenal karena keandalannya yang tinggi dan fleksibilitasnya yang kuat. Metode pengukuran sensor ultrasonik bekerja dengan andal di hampir semua kondisi, memungkinkan deteksi objek yang tepat atau pengukuran tingkat material dengan akurasi milimeter, bahkan untuk tugas-tugas yang kompleks.
Area-area ini meliputi:
Teknik Mesin/Peralatan Mesin
>Makanan dan Minuman
>Pertukangan dan Furnitur
Bahan Bangunan
Pertanian
>Arsitektur
Industri Pulp dan Kertas
Industri Logistik
Pengukuran Level
Dibandingkan dengan sensor induktif dan sensor jarak kapasitif, sensor ultrasonik memiliki jangkauan deteksi yang lebih panjang. Dibandingkan dengan sensor fotolistrik, sensor ultrasonik dapat diaplikasikan di lingkungan yang lebih keras, dan tidak terpengaruh oleh warna objek target, debu, atau kabut air di udara. Sensor ultrasonik cocok untuk mendeteksi objek dalam berbagai kondisi, seperti cairan, material transparan, material reflektif, dan partikel, dll. Material transparan seperti botol kaca, piring kaca, film PP/PE/PET transparan, dan material lainnya dapat dideteksi. Material reflektif seperti foil emas, perak, dan material lainnya dapat dideteksi; untuk objek-objek ini, sensor ultrasonik dapat menunjukkan kemampuan deteksi yang sangat baik dan stabil. Sensor ultrasonik juga dapat digunakan untuk mendeteksi makanan, kontrol otomatis level material; selain itu, kontrol otomatis level batubara, serpihan kayu, semen, dan bubuk lainnya juga sangat cocok.
Karakteristik Produk
> Keluaran sakelar NPN atau PNP
> Keluaran tegangan analog 0-5/10V atau keluaran arus analog 4-20mA
> Output TTL digital
Output dapat diubah melalui peningkatan port serial.
> Mengatur jarak deteksi melalui jalur pengajaran
> Kompensasi suhu
Sensor ultrasonik tipe refleksi difus
Penerapan sensor ultrasonik refleksi difus sangat luas. Sebuah sensor ultrasonik tunggal digunakan sebagai pemancar dan penerima. Ketika sensor ultrasonik mengirimkan pancaran gelombang ultrasonik, gelombang suara dipancarkan melalui pemancar di dalam sensor. Gelombang suara ini merambat pada frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Setelah bertemu dengan penghalang, gelombang suara dipantulkan dan kembali ke sensor. Pada titik ini, penerima sensor menerima gelombang suara yang dipantulkan dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.
Sensor refleksi difus mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang suara untuk merambat dari pemancar ke penerima dan menghitung jarak antara objek dan sensor berdasarkan kecepatan perambatan suara di udara. Dengan menggunakan jarak yang diukur, kita dapat menentukan informasi seperti posisi, ukuran, dan bentuk objek.
Sensor ultrasonik lembaran ganda
Sensor ultrasonik lembaran ganda mengadopsi prinsip sensor tipe pancaran tembus. Awalnya dirancang untuk industri percetakan, sensor ultrasonik pancaran tembus digunakan untuk mendeteksi ketebalan kertas atau lembaran, dan dapat digunakan dalam aplikasi lain di mana diperlukan untuk secara otomatis membedakan antara lembaran tunggal dan ganda untuk melindungi peralatan dan menghindari pemborosan. Sensor ini ditempatkan dalam wadah yang ringkas dengan jangkauan deteksi yang besar. Tidak seperti model refleksi difus dan model reflektor, sensor ultrasonik lembaran ganda ini tidak terus-menerus beralih antara mode transmisi dan penerimaan, juga tidak menunggu sinyal gema tiba. Akibatnya, waktu responsnya jauh lebih cepat, menghasilkan frekuensi peralihan yang sangat tinggi.

Dengan meningkatnya tingkat otomatisasi industri, Shanghai Lanbao telah meluncurkan jenis sensor ultrasonik baru yang dapat diaplikasikan di sebagian besar skenario industri. Sensor ini tidak terpengaruh oleh warna, kilap, dan transparansi. Sensor ini dapat mencapai deteksi objek dengan akurasi milimeter pada jarak dekat, serta deteksi objek jarak jauh. Sensor ini tersedia dalam ulir pemasangan M12, M18, dan M30, dengan resolusi masing-masing 0,17 mm, 0,5 mm, dan 1 mm. Mode output meliputi analog, sakelar (NPN/PNP), serta output antarmuka komunikasi.
Sensor Ultrasonik LANBAO
| Seri | Diameter | Jangkauan penginderaan | Zona buta | Resolusi | Tegangan suplai | Mode keluaran |
| UR18-CM1 | M18 | 60-1000 mm | 0-60 mm | 0,5 mm | Tegangan DC 15-30V | Output analog, switching (NPN/PNP) dan output mode komunikasi |
| UR18-CC15 | M18 | 20-150 mm | 0-20 mm | 0,17 mm | Tegangan DC 15-30V |
| UR30-CM2/3 | M30 | 180-3000 mm | 0-180 mm | 1 mm | Tegangan DC 15-30V |
| UR30-CM4 | M30 | 200-4000 mm | 0-200 mm | 1 mm | 9...30VDC |
| UR30 | M30 | 50-2000mm | 0-120 mm | 0,5 mm | 9...30VDC |
| AS40 | / | 40-500mm | 0-40 mm | 0,17 mm | 20-30VDC |
| Lembaran ganda UR | M12/M18 | 30-60 mm | / | 1 mm | Tegangan DC 18-30V | Output switching (NPN/PNP) |