Di sektor manufaktur semikonduktor, penumpukan chip yang tidak normal merupakan masalah produksi yang serius. Penumpukan chip yang tidak terduga selama proses manufaktur dapat menyebabkan kerusakan peralatan dan kegagalan proses, dan juga dapat mengakibatkan pembuangan produk secara massal, yang menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi perusahaan.
Dengan terus disempurnakannya proses manufaktur semikonduktor, tuntutan yang lebih tinggi diberikan pada pengendalian mutu selama produksi. Sensor perpindahan laser, sebagai teknologi pengukuran non-kontak dan presisi tinggi, memberikan solusi efektif untuk mendeteksi kelainan penumpukan chip dengan kemampuan deteksi yang cepat dan akurat.
Prinsip Deteksi dan Logika Penilaian Anomali
Dalam proses manufaktur semikonduktor, chip biasanya ditempatkan pada pembawa atau jalur transportasi dalam susunan datar satu lapis. Pada saat ini, tinggi permukaan chip adalah nilai dasar yang telah ditentukan sebelumnya, umumnya merupakan jumlah ketebalan chip dan tinggi pembawa. Ketika chip ditumpuk secara tidak sengaja, tinggi permukaannya akan meningkat secara signifikan. Perubahan ini memberikan dasar penting untuk mendeteksi anomali penumpukan.
Deteksi Penumpukan Jalur Transportasi
Jalur transportasi merupakan saluran penting untuk pergerakan chip selama proses manufaktur. Namun, chip dapat menumpuk di jalur tersebut karena adsorpsi elektrostatik atau kerusakan mekanis selama transportasi, yang menyebabkan penyumbatan jalur. Penyumbatan tersebut tidak hanya dapat mengganggu alur produksi tetapi juga merusak chip.
Untuk memantau kelancaran aliran jalur transportasi, sensor perpindahan laser dapat dipasang di atas jalur untuk memindai ketinggian penampang jalur. Jika ketinggian area tertentu tidak normal (misalnya, lebih tinggi atau lebih rendah dari ketebalan satu lapisan chip), sensor akan menentukannya sebagai penyumbatan penumpukan dan memicu mekanisme alarm untuk memberi tahu operator agar segera menanganinya, sehingga memastikan kelancaran aliran produksi.
Proses Deteksi
Sensor perpindahan laser Lanbao secara akurat mengukur ketinggian permukaan target dengan memancarkan sinar laser, menerima sinyal pantulan, dan menggunakan metode triangulasi.
Sensor tersebut sejajar secara vertikal dengan area deteksi chip, terus-menerus memancarkan laser dan menerima sinyal pantulan. Selama pengangkutan chip, sensor dapat memperoleh informasi ketinggian permukaan secara real-time.
Sensor ini menggunakan algoritma internal untuk menghitung nilai ketinggian permukaan chip dari sinyal pantulan yang diperoleh. Untuk memenuhi tuntutan transfer kecepatan tinggi dari lini produksi semikonduktor, hal ini mengharuskan sensor memiliki presisi tinggi dan frekuensi pengambilan sampel yang tinggi.
Rentang variasi ketinggian yang diizinkan ditetapkan, biasanya ±30 µm dari ketinggian dasar. Jika nilai yang diukur melebihi rentang ambang batas ini, maka dianggap sebagai kelainan susunan lapisan. Logika penentuan ambang batas ini dapat secara efektif membedakan antara chip lapisan tunggal normal dan chip yang tersusun.
Saat mendeteksi kelainan penumpukan, sensor akan memicu alarm suara dan visual, serta secara bersamaan mengaktifkan lengan robot untuk memindahkan lokasi yang abnormal, atau menghentikan sementara jalur produksi untuk mencegah memburuknya situasi lebih lanjut. Mekanisme respons cepat ini meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh kelainan penumpukan hingga semaksimal mungkin.
Deteksi anomali penumpukan chip secara real-time dan presisi tinggi menggunakan sensor perpindahan laser dapat secara signifikan meningkatkan keandalan dan hasil produksi lini produksi semikonduktor. Dengan kemajuan teknologi yang berkelanjutan, sensor perpindahan laser akan memainkan peran yang lebih besar lagi dalam manufaktur semikonduktor, memberikan dukungan kuat bagi pembangunan berkelanjutan industri ini.
Waktu posting: 25 Maret 2025



